Keamanan Informasi dan Kriptografi (Information security and cryptography)

 on Tuesday, September 26, 2017  



Keamanan informasi perlu dipahami sebagai suatu yang harus dipahami oleh mereka yang mengakrapi dunia maya atau dunia digital. Terutama bagi mereka yang ingin memahami kriptografi, pengetahuan tentang keamanan informasi ini sangat mutlak.

Keamanan informasi memanifestasikan dirinya dalam banyak bentuk sesuai situasi dan persyaratan. Terlepas dari siapa saja yang terlibat,dalam tingkatan apapun, semua pihak dalam suatu transaksi pengiriman informasi harus yakin bahwa tujuan tertentu yang terkait dengan keamanan informasi telah terpenuhi. Selama berabad-abad, seperangkat protokol dan mekanisme yang rumit telah dibuat untuk menangani masalah keamanan informasi saat informasi tersebut disampaikan dalam bentuk dokumen fisik.

Seringkali tujuan keamanan informasi tidak dapat dicapai semata-mata melalui algoritma dan protokol matematis saja, namun memerlukan teknik prosedural dan abidance hukum untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Misalnya, privasi surat dijamin oleh amplop yang tertutup / segel dan disampaikan oleh jasa layanan pengantaran surat yang terpercaya. Keamanan fisik dari amplop adalah adanya aturan akan adanya tindak pidana untuk mereka yang membuka surat tanpa hak atau kewenangan.

Terkadang kasus keamanan tercapai bukan melalui informasi itu sendiri tapi melalui dokumen fisik yang merekamnya. Misalnya, mata uang kertas memerlukan tinta khusus dan bahan untuk mencegah pemalsuan.

Secara konseptual, cara informasi dicatat tidak berubah secara dramatis dari waktu ke waktu. Sedangkan informasi biasanya disimpan dan dikirim di atas kertas, sebagian besar sekarang berada pada media magnetik / optik dan ditransmisikan melalui saluran telekomunikasi elektronik, beberapa diantaranya secara nirkabel.

Apa yang telah berubah secara dramatis adalah kemampuan untuk menyalin dan mengubah informasi. Seseorang dapat membuat ribuan salinan identik dari sepotong informasi yang tersimpan secara elektronik dan masing-masing tidak dapat dibedakan dari aslinya. Hal ini berbeda saat informasi masih simpan diatas kertas, jauh lebih sulit untuk berbuat semacam itu.

Apa yang dibutuhkan untuk masyarakat di mana informasi sebagian besar disimpan dan dikirim dalam bentuk elektronik adalah sarana untuk memastikan keamanan informasi yang independen terhadap rekaman media fisik.

Salah satu alat dasar yang digunakan dalam keamanan informasi adalah tanda tangan digital. Ini merupakan bagian dari bentuk /aspek keamanan data seperti non-repudiation, otentikasi, identifikasi, dan kesaksian asal data. Setelah mempelajari dasar-dasarnya secara tertulis, seorang individu diajarkan bagaimana menghasilkan tanda tangan untuk tujuan identifikasi.


Banyak yang bisa dipelajari dari evolusi sistem berbasis kertas, menirukan aspek-aspek yang telah membantu kita dengan baik dan menghilangkan inefisiensi.Mencapai keamanan informasi dalam masyarakat elektronik membutuhkan beragam keterampilan teknis dan hukum. 

Keamanan Informasi dan Kriptografi (Information security and cryptography) 4.5 5 Agustinus Darto Iwan Setiawan Tuesday, September 26, 2017 Artikel Indo, Digital, Enkripsi, Internet, Keamanan, Informasi, Kriptografi, Umum, Aspek,Data,Non,Repudiation, otentikasi, identifikasi, Asal Keamanan informasi perlu dipahami sebagai suatu yang harus dipahami oleh mereka yang mengakrapi dunia maya atau dunia digital. Teruta...


2 comments:

  1. Suka bingung kalau ngebaca hal hal seperti ini. makannya salut banget sama orang orang IT yang mempelajari hal hal seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya sama saja, kalau sering baca pasti tidak bingung :D

      Delete

Silakan berkomentar ....